Tahukah Anda, bahwa proyek konstruksi membutuhkan peralatan dengan kekuatan yang tinggi untuk mendukung keberlangsungan operasional? Terlebih, untuk memindahkan beban berat, sehingga pekerjaan tetap efisiensi dan keselamatan terjamin. Apa alatnya? Ya, Crane Crawler. Mengapa demikian? Sebab, Crawler Crane ini menjadi alat berat yang yang memiliki kapasitas angkat besar serta kemampuan manuvernya di berbagai medan memungkinkan pekerjaan lebih mudah dan cepat selesai. Tak heran, jika alat ini sangat penting dan dibutuhkan untuk proyek besar, seperti konstruksi.
Pengertian Crane Crawler
Crane Crawler adalah salah satu jenis mobil crane yang menggunakan sistem penggerak berbentuk track atau crawler, sehingga memungkinkan alat untuk bergerak di berbagai medan dengan stabil. Artinya, alat berat ini mempunyai kemampuan yang baik untuk bergerak di medan yang sulit ditempuh. Hal ini terjadi karena desain mobil crane memungkinkan alat ini bergerak lebih leluasa dan stabil di berbagai medan. Itulah salah satu alasan kenapa Crawler Crane banyak digunakan untuk pekerjaan dengan resiko tinggi dan proyek besar, seperti konstruksi.
Komponen Crane Crawler
Sebagai alat berat yang memiliki peran penting dalam proyek konstruksi, Crane Crawler tidak lepas dari beberapa komponen di dalamnya. Komponen inilah yang membantu pergerakan alat berjalan dengan optimal. Apa saja komponennya? Berikut ini untuk Anda pahami, antara lain :
1. Mesin Diesel
Agar sistem hidrolik pada Crawler Crane bisa bergerak dan mengontrol pergerakan boom, turntable, winch, hingga menghasilkan tenaga untuk mengangkat beban berat, maka dibutuhkan komponen mesin diesel.
2. Cabin
Untuk mengoperasikan alat, maka dibutuhkan tempat operator untuk bekerja dan mengontrol kendali ata Crawler Crane yang dinamakan sebagai Cabin.
3. Pulley
Komponen yang berfungsi sebagai katrol untuk memutar bagian pengait, sehingga bisa dinaikkan dan diturunkan adalah Pulley. Pulley memungkinkan untuk proses pengangkatan dan penurunan beban lebih efektif dan efisien.
4. Hook
Komponen hook adalah pengait yang berada pada ujung boom alat crane. Hook berfungsi untuk mengikat beban berat serta membantu untuk mengangkatnya.
5. Boom
Berbeda dengan hook, boom berfungsi untuk mengangkat beban berat dan bisa digerakkan oleh mesin, sehingga memungkinkan pengangkatan dalam jangkauan yang lebih luas.
6. Crawler
Sesuai dengan namanya, crawler berfungsi sebagai kaki bergerigi yang memungkinkan pergerakan crane lebih leluasa dan bisa menopang beratnya.
7. Drum
Selanjutnya, ada drum sebagai tempat lilitan tali atau rantai yang digunakan untuk mengangkat maupun menurunkan beban berat, sehingga prosesnya bisa lebih efektif.
8. Counter Weight
Komponen counterweight berfungsi sebagai penyeimbang saat alat ini mengangkat beban agar tidak terbalik.
9. Turntable
Komponen yang memungkinkan crane untuk berputar 360 derajat dan bergerak adalah turntable.
10. Motor Swing
Berikutnya, ada komponen motor swing yang berfungsi untuk menggerakkan boom crane agar bisa mengangkat material.
11. Tali Kawat Baja
Tali kawat baja menjadi komponen terakhir pada Crane Crawler yang digunakan untuk mendukung proses operasional alat.

Terdapat Kegunaan Fungsi Utama Pada Crawler Crane
Setelah mengetahui pengertian dan komponen Crawler Crane, mungkin Anda penasaran apa fungsi atau kegunaan utamanya? Pada dasarnya, fungsi utama dari Crane Crawler adalah untuk memindahkan, mengangkat, atau menurunkan beban berat menjadi lebih efisien. Jadi, pada semua proyek konstruksi atau lainnya, kegunaan alat ini tetap sama, yakni mempermudah dan mempercepat proses operasional dengan memindahkan beban berat di berbagai jenis medan. Berikut ini beberapa kegunaan utama Crawler Crane pada proyek konstruksi:
- Pembangunan Pada Gedung Tinggi
- Proyek Infrastruktur
- Pembangunan Jembatan
- Proyek Penanganan Pada Bahan Berat
- Pembongkaran Bangunan
Cara Kerja Crane Crawler
Bagi Anda sebagai calon pekerja di industri konstruksi, memahami komponen dan fungsi Crane Crawler saja tidak cukup. Pasalnya, Anda harus paham cara kerjanya dengan baik agar bisa mengoperasikan alat tanpa terkendala. Nah, berikut ini cara kerja Crawler Crane yang perlu Anda ketahui:
1. Sistem Hidrolik
Hal pertama yang perlu Anda ketahui dalam cara kerja alat berat ini adalah penggunaan sistem hidrolik. Artinya, sistem ini akan menyediakan tenaga untuk menggerakkan boom untuk menggerakkan track-shoe serta memungkinkan alat berputar 360 derajat.
2. Track-Shoe dan Roda Penggerak
Terbuat dari baja cor dan digerakkan oleh sprocket serta rantai, memungkinkan track-shoe dan roda penggerak untuk bergerak di berbagai jenis medan.
3. Boom dan Teleskop
Dalam memindahkan dan mengangkat material merupakan cara kerja dari boom dan teleskop. Boom bisa ditingkatkan dan digerakkan oleh sistem hidrolik, sehingga dapat mencapai jangkauan lebih luas.
4. Pengangkatan dan Penurunan Beban
Cara kerja Crane Crawler adalah dengan mengangkat dan menurunkan beban berat serta memindahkannya secara horizontal.
Kelebihan Crane Crawler
Sebagai alat berat yang mempunyai peran penting dalam industri konstruksi, Crane memiliki berbagai kelebihan, loh! Apa saja kelebihan yang membuat alat berat ini menjadi pilihan utama? Berikut penjelasannya:
1. Kapasitas Lift Besar
Kelebihan utama yang akan didapatkan adalah kapasitas lift yang besar karena mampu mengangkat beban besar mulai dari 40 sampai 350 ton.
2. Memiliki Kestabilan Secara Baik
Perlu diketahui, bahwa Crawler Crane mempunyai undercarriage yang berbentuk track, sehingga membuat alat ini memiliki stabilitas yang tinggi karena tetap stabil saat mengangkat beban berat.
3. Mobilitas Baik di Berbagai Medan
Berbeda dengan mobil crane lainnya, alat berat ini mempunyai mobilitas yang baik di berbagai jenis medan, sehingga bisa bekerja di area kerja yang sulit, seperti berbatu dan bergelombang.
4. Pengaturan Lebih Fleksibel
Kelebihan lain dari Crane Crawler adalah pengaturannya lebih fleksibel. Jadi, operator bisa mengatur panjangnya sesuai kebutuhan, sehingga dapat digunakan untuk berbagai jenis proyek konstruksi.
Perawatan Crane Crawler
Terlepas dari berbagai kelebihan di atas, Crawler Crane juga membutuhkan perawatan secara rutin dan berkala agar tetap aman saat digunakan. Berikut ini beberapa cara untuk merawatnya, seperti :
- Membersihkan crane secara teratur
- Berikan pelumas yang berkualitas pada alat
- Lakukan pemeriksaan pada ketegangan track secara rutin
- Periksa dan ganti komponen yang sudah aus, seperti track-shoe dan sprocket
- Segera atasi alat jika mengalami masalah
- Pastikan selalu memeriksa sebelum alat digunakan dalam operasional proyek.
Penutup
Jadi, buat Anda yang tidak bisa memahami akan selalu merasa sulit karena hanya membaca tanpa melakukan praktik secara langsung. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir karena bisa mengikuti pelatihan K3 konstruksi di PT Mandiri Maha Daya. Kemudian Anda akan diberikan pemahaman lebih mendalam terkait K3 konstruksi, terutama pengoperasian Crane Crawler secara langsung bersama mentor profesional. Jadi, Anda akan lebih mudah memahami informasi terkait Crawler Crane serta mengoperasikannya secara langsung bersama tim profesional PT Mandiri Maha Daya.

