Inilah Cara Paling Aman Saat Berada di Eskalator

Inilah Cara Paling Aman Saat Berada di Eskalator

Eskalator sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, terutama di pusat perbelanjaan, stasiun, bandara, hingga gedung perkantoran. Karena penggunaannya yang terasa praktis, banyak orang menganggap eskalator sebagai fasilitas yang sepenuhnya aman. Padahal, kecelakaan di eskalator masih cukup sering terjadi akibat kurangnya perhatian terhadap cara penggunaan yang benar. Memahami cara aman saat berada di eskalator bukan hanya penting untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu menjaga keselamatan pengguna lain. 

Mengapa Keselamatan di Eskalator Penting?

Eskalator merupakan alat transportasi vertikal yang terus bergerak menggunakan sistem mekanis. Meskipun dirancang dengan berbagai fitur keselamatan, risiko kecelakaan tetap ada jika digunakan secara tidak benar. Anak-anak, lansia, ibu hamil, hingga penyandang disabilitas termasuk kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami insiden saat menggunakan eskalator. Beberapa kecelakaan yang sering terjadi antara lain kehilangan keseimbangan, terpeleset saat naik atau turun, kaki atau sandal tersangkut di sisi eskalator, hingga terjatuh akibat berlari atau bercanda. 

Dalam kondisi ramai, satu orang yang kehilangan keseimbangan bahkan dapat memicu kecelakaan beruntun pada pengguna lainnya. Pada Sabtu, 13 Juni 2026 telah terjadi kecelakaan di Blok B Mal Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sejumlah pengunjung berjatuhan di eskalator yang diduga akibat gangguan mekanis pada alat. Tak heran, jika keselamatan menggunakan eskalator sangat penting. Bukan hanya pengguna yang harus memahami cara aman berada di eskalator saja, tapi juga teknisi yang bertugas untuk memastikan bahwa eskalator dalam kondisi aman digunakan.

Persiapan Sebelum Menggunakan Eskalator

Meskipun naik eskalator terlihat sepele, hanya dengan “menginjakkan kaki di tangga dan udah gerak sendiri sampai lantai atas. Namun, justru hal yang terlihat sepele dan sederhana tersebut yang sering menyebabkan kecelakaan jika tidak mengetahui petunjuk dengan benar, termasuk persiapan awal. Jadi, sebelum menaiki eskalator, pastikan Anda memerhatikan beberapa hal berikut:

  • Periksa arah pergerakan eskalator.
  • Pastikan kondisi eskalator berfungsi dengan normal.
  • Lepaskan perhatian dari ponsel atau perangkat elektronik.
  • Rapikan pakaian panjang, tali sepatu, dan aksesori yang menjuntai.
  • Genggam barang bawaan dengan baik.
  • Dampingi anak-anak selama menggunakan eskalator.
  • Pastikan lansia atau pengguna yang membutuhkan bantuan mendapatkan pendamping.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin.
  • Siapkan posisi tubuh sebelum melangkah ke anak tangga pertama.

Cara Aman Saat Naik Eskalator

1. Berdiri Tegak dan Hadap ke Depan di Sisi Kanan

Posisi tubuh yang tegak membantu menjaga keseimbangan selama eskalator bergerak. Berdirilah menghadap ke depan tanpa memutar badan atau melihat ke belakang. Apabila mengikuti etika penggunaan di Indonesia yang umum diterapkan di banyak tempat, berdirilah di sisi kanan agar sisi kiri tetap dapat digunakan oleh pengguna yang ingin berjalan. Hindari bersandar terlalu jauh karena dapat mengganggu keseimbangan.

2. Mulai Melangkah dengan Pijakkan Kaki di Tangga Datar

Saat memasuki eskalator, tunggu hingga anak tangga terlihat rata dan stabil sebelum melangkah. Posisikan satu kaki terlebih dahulu, kemudian diikuti kaki lainnya. Jangan terburu-buru melompat atau menginjak bagian yang masih berubah bentuk karena dapat menyebabkan kehilangan keseimbangan.

3. Sebisa Mungkin Hindari Menginjak Garis Kuning

Garis kuning pada sisi anak tangga menunjukkan area yang sebaiknya tidak diinjak karena berada dekat dengan bagian samping eskalator. Menempatkan kaki terlalu dekat ke area tersebut dapat meningkatkan risiko alas kaki, pakaian, atau benda lain tersangkut pada celah eskalator. Sebaiknya berdirilah di bagian tengah anak tangga agar lebih aman.

4. Pegangan Handrail agar Lebih Seimbang Selama Perjalanan

Handrail atau pegangan tangan berfungsi membantu menjaga stabilitas tubuh selama eskalator bergerak. Pegang handrail dengan santai, bukan terlalu kuat maupun terlalu longgar. Kebiasaan sederhana ini sangat membantu ketika terjadi hentakan mendadak atau saat Anda kehilangan keseimbangan.

5. Jangan Duduk di Anak Tangga

Anak tangga eskalator bukan dirancang sebagai tempat duduk. Duduk dapat membuat pakaian, tas, atau bagian tubuh lebih dekat dengan celah mekanis sehingga meningkatkan risiko tersangkut. Selain membahayakan diri sendiri, tindakan ini juga dapat menghalangi pengguna lain yang berada di belakang.

Hal yang Harus Dihindari di Eskalator

Agar keselamatan saat naik eskalator tetap terjaga, Anda perlu menghindari beberapa hal berikut ini:

  • Berlari di atas eskalator.
  • Bermain atau bercanda selama perjalanan.
  • Duduk di anak tangga.
  • Membiarkan anak bermain tanpa pengawasan.
  • Menggunakan ponsel sambil berjalan masuk atau keluar eskalator.
  • Membawa troli belanja ke eskalator yang tidak dirancang untuk troli.
  • Membiarkan pakaian panjang atau tali sepatu menjuntai.
  • Berdiri terlalu dekat dengan sisi eskalator.
  • Memaksa naik ketika eskalator terlalu padat.

Inilah Cara Paling Aman Saat Berada di Eskalator

Tips Mencegah Kecelakaan di Eskalator

1. Pastikan Berdiri dengan Posisi yang Benar

Posisi tubuh yang stabil menjadi dasar keselamatan saat menggunakan eskalator. Berdirilah dengan kedua kaki berada dalam satu anak tangga dan jangan terlalu dekat dengan tepi. Posisi ini membantu menjaga keseimbangan sekaligus mengurangi risiko tersandung saat eskalator mencapai ujung perjalanan.

2. Pakai Alas Kaki yang Direkomendasikan

Gunakan alas kaki yang memiliki daya cengkeram baik dan ukuran yang sesuai. Hindari sandal yang terlalu longgar, sepatu dengan tali yang tidak terikat rapi, atau alas kaki yang mudah terselip karena dapat meningkatkan risiko tersangkut pada bagian eskalator.

3. Perhatikan Langkah Kaki saat Naik atau Turun

Saat mencapai ujung eskalator, segera langkahkan kaki ke lantai tanpa berhenti di area keluar. Berhenti terlalu lama dapat menyebabkan pengguna di belakang bertabrakan atau kehilangan keseimbangan. Fokus pada pijakan hingga benar-benar meninggalkan area eskalator.

4. Jauhkan Pakaian dan Barang dari Sisi Eskalator

Pakaian panjang, rok, syal, tali tas, hingga kantong belanja sebaiknya dijaga agar tidak menyentuh sisi eskalator. Benda yang tersangkut pada celah dapat menyebabkan kecelakaan serius dan merusak mekanisme eskalator.

5. Hindari Berlari dan Melompat di Eskalator

Walaupun terlihat sepele, berlari atau melompat di atas eskalator dapat mengganggu keseimbangan diri sendiri maupun pengguna lain. Gerakan tiba-tiba juga meningkatkan risiko terjatuh, terutama saat eskalator sedang ramai.

6. Pahami Letak dan Pemakaian Tombol Darurat

Sebagian besar eskalator dilengkapi tombol emergency stop yang dapat digunakan ketika terjadi kondisi darurat, seperti seseorang terjatuh atau ada benda yang tersangkut. Mengenali lokasi tombol ini dapat membantu mempercepat penanganan sebelum petugas datang.

Penutup

Cara aman berada di eskalator tidak hanya dipengaruhi oleh pemahaman maupun perilaku pengguna. Justru, ada yang lebih penting, yakni inspeksi, pemeliharaan, dan kesiapan eskalator yang wajib dipastikan oleh teknisi eskalator sebelum alat transportasi ini dijalankan. Jadi, setiap teknisi eskalator perlu memiliki kompetensi dan keterampilan yang mendalam untuk mengelola, mengoperasikan, dan memelihara eskalator untuk mencegah kecelakaan.

Jika Anda merupakan pihak pengelola atau teknisi, tingkatkan kompetensi Anda dengan mengikuti pelatihan Teknisi K3 Eskalator di PT Mandiri Maha Daya. Tujuannya untuk mendukung pengoperasian dan pemeliharaan sesuai standar keselamatan kerja. Dengan begitu, perilaku pengguna eskalator yang sudah sesuai prosedur tidak sia-sia, karena alat transportasi sudah Anda pastikan aman dijalankan. Bersama instruktur profesional PT Mandiri Maha Daya, Anda akan dibekali kemampuan lebih mendalam untuk mengoperasikan eskalator sesuai prosedur K3. Langsung saja, hubungi marketing PT Mandiri Maha Daya untuk mengikuti pelatihannya!