Tombol dan Tuas yang Digunakan di Excavator: Fungsi dan Cara Penggunaannya

Excavator menjadi salah satu alat berat yang punya peran penting dalam berbagai industri, seperti pertambangan, konstruksi, hingga infrastruktur. Namun, alat berat ini tidak akan berfungsi secara normal, bila operator tidak memahami penggunaan komponen di dalamnya, termasuk tombol dan tuas. Alhasil, pengoperasian excavator tidak bisa dilakukan secara aman sesuai standar. Jadi, bila Anda sebagai operator, memahami tombol dan tuas yang digunakan di excavator menjadi langkah awal yang penting. Oleh karena itu, Anda bisa mencari informasi selengkapnya di bawah ini!

Mengenal Sistem Kontrol pada Excavator

Sistem kontrol pada excavator merupakan kombinasi antara mekanis, hidrolik, dan elektronik yang saling terhubung untuk mengatur setiap gerakan alat. Secara umum, sistem ini terdiri dari beberapa tuas dan tombol utama yang mengendalikan pergerakan arm, boom, bucket, serta arah gerak track atau roda crawler. Sistem hidrolik berperan mengalirkan fluida ke berbagai silinder yang menggerakkan komponen, sedangkan sistem elektronik berfungsi membaca sinyal dari sensor untuk memberikan kontrol yang lebih presisi. Dalam hal ini, Anda sebagai operator akan mengatur semua itu melalui panel kontrol utama di kabin yang didesain ergonomis agar nyaman digunakan dalam jangka waktu lama.

Jenis Tombol dan Tuas yang Digunakan di Excavator

Terdapat beberapa tombol dan tuas yang digunakan di excavator yang perlu Anda pahami. Tujuannya agar pengoperasian alat ini berjalan dengan baik dan menghindari kecelakaan. Berikut jenis-jenisnya.

1. Tombol Kanan

Tombol kanan biasanya digunakan untuk mengatur fungsi tambahan seperti mode kerja, pengaturan kecepatan mesin, atau sistem lampu kabin. Beberapa model excavator juga menempatkan tombol kontrol kamera atau monitor sistem pada sisi kanan. 

2. Tombol Kiri

Berbeda dengan sebelumnya, kalau tombol kiri ini berfungsi untuk mengaktifkan fitur-fitur pendukung, seperti sistem pendingin udara, klakson, atau mode idle (putaran mesin rendah). Dalam beberapa model, tombol kiri juga digunakan untuk mengatur sensitivitas tuas kontrol, terutama pada unit modern yang dilengkapi sistem kontrol elektronik.

3. Tuas Travel Kanan

Tuas travel kanan berfungsi menggerakkan track atau roda kanan pada excavator. Saat tuas ini didorong ke depan, track kanan akan bergerak maju; jika ditarik ke belakang, maka track kanan akan bergerak mundur. Kombinasi dengan tuas travel kiri akan menentukan arah gerak keseluruhan unit, maju, mundur, atau berputar di tempat.

4. Tuas Travel Kiri

Sama seperti tuas travel kanan, tuas travel kiri mengontrol track kiri excavator. Operator dapat mengatur kecepatan dan arah gerak dengan menarik atau mendorong tuas ini sesuai kebutuhan. Keseimbangan antara kedua tuas sangat penting agar alat bergerak stabil dan tidak berbelok tiba-tiba.

5. Tuas Kontrol Kiri

Tuas kontrol kiri berperan untuk menggerakkan boom dan swing (putaran badan excavator). Ketika tuas didorong ke depan, boom akan turun, dan saat ditarik, boom akan naik. Gerakan ke kiri atau kanan pada tuas ini membuat badan excavator berputar sesuai arah yang diinginkan operator.

6. Tuas Kontrol Kanan

Selanjutnya, untuk tuas kontrol kanan digunakan untuk mengoperasikan arm dan bucket. Saat tuas didorong ke depan, arm bergerak menjauh, dan ketika ditarik ke belakang, arm mendekat. Gerakan ke kiri atau kanan pada tuas ini digunakan untuk membuka dan menutup bucket. Inilah bagian yang paling sering digunakan dalam aktivitas menggali, mengangkat, dan menumpahkan material.

7. Tombol Emergency Stop

Tombol ini adalah sistem keamanan darurat yang wajib ada di setiap excavator. Ketika ditekan, tombol emergency stop akan langsung mematikan seluruh sistem hidrolik dan mesin secara cepat untuk mencegah kecelakaan fatal. Tombol ini biasanya berwarna merah mencolok dan terletak di posisi yang mudah dijangkau operator.

Tombol dan Tuas yang Digunakan di Excavator

Fungsi Masing-masing Komponen Kontrol Excavator

1. Instrument Panel

Panel ini merupakan pusat informasi excavator. Di dalamnya terdapat alat monitor, lampu peringatan, dan lampu pilot yang menunjukkan kondisi mesin, tekanan oli, suhu hidrolik, dan status bahan bakar. Operator harus memantau panel ini secara rutin untuk memastikan semua sistem bekerja dengan normal.

  • Alat Monitor: Menampilkan informasi digital seperti jam kerja mesin, mode kerja, dan indikator error.
  • Lampu Peringatan: Akan menyala jika terjadi gangguan, seperti overheat atau tekanan oli rendah.
  • Lampu Pilot: Menunjukkan status operasional sistem, misalnya apakah sistem hidrolik aktif atau tidak.

2. Tuas dan Panel

Selain instrument panel, terdapat sistem tuas dan panel yang menjadi kendali utama pergerakan excavator.

  • Tuas Kiri: Mengontrol boom dan rotasi badan excavator.
  • Tuas Kanan: Mengatur gerakan arm dan bucket.
  • Pedal: Digunakan untuk menggerakkan excavator ke depan atau ke belakang secara halus, terutama saat membutuhkan kontrol presisi.
  • Tuas Travel: Mengontrol arah dan kecepatan gerak track kanan dan kiri.
  • Tuas Pengaman: Berfungsi sebagai kunci pengaman agar tuas tidak bisa digerakkan saat operator belum siap bekerja.
  • Tuas Tambahan: Diperlukan untuk mengontrol attachment tambahan seperti breaker atau auger sesuai kebutuhan proyek. 

Cara Aman menggunakan Tuas dan Tombol Excavator

Selain memahami terkait jenis tombol dan tuas yang digunakan pada excavator, Anda juga perlu mengetahui cara aman mengoperasikannya. Tujuannya agar tidak terjadi kecelakaan, berikut panduannya.

1. Pastikan Posisi Netral Sebelum Menyalakan Mesin

Sebelum menyalakan excavator, Anda perlu memastikan semua tuas berada di posisi netral untuk mencegah gerakan mendadak yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

2. Gunakan Sabuk Pengaman dan Cek Area Sekitar

Selalu gunakan sabuk pengaman sebelum mengoperasikan alat. Lakukan pengecekan visual di sekitar area kerja untuk memastikan tidak ada orang atau benda di jalur pergerakan excavator.

3. Operasikan Tuas dengan Lembut dan Bertahap

Gerakan mendadak bisa menyebabkan ketidakseimbangan atau bahkan merusak sistem hidrolik. Oleh karena itu, biasakan menggerakkan tuas dengan halus dan bertahap sesuai kondisi medan.

4. Gunakan Mode Operasi Sesuai Kondisi Lapangan

Setiap excavator dilengkapi beberapa mode kerja seperti Power Mode, Economy Mode, dan Fine Mode. Pilih mode yang sesuai agar efisiensi bahan bakar dan tenaga tetap optimal.

5. Hindari Penggunaan Tombol Emergency Stop tanpa Alasan Jelas

Tombol Emergency Stop hanya digunakan dalam keadaan darurat. Penggunaan tanpa alasan dapat mengganggu sistem elektronik dan memperpendek umur komponen mesin.

Perawatan dan Pemeriksaan Sistem Kontrol Excavator

Meskipun sudah mengetahui cara aman menggunakan tuas dan tombol excavator, Anda juga wajib memahami proses perawatan serta pemeriksaannya, ya. Berikut langkah-langkahnya.

1. Periksa Kondisi Tuas dan Kabel Hidrolik Secara Rutin

Anda perlu melakukan pemeriksaan rutin membantu mendeteksi dini adanya kebocoran atau kerusakan pada kabel dan sambungan hidrolik, yang dapat memengaruhi respons tuas.

2. Kalibrasi Sensor dan Sistem Elektronik

Kalibrasi dilakukan agar semua indikator dan sistem kontrol dapat memberikan data yang akurat. Ini penting terutama untuk excavator modern yang berbasis komputerisasi.

3. Bersihkan Panel Kontrol dari Debu dan Lumpur

Panel kontrol yang kotor bisa menyebabkan tombol macet atau gangguan pada sensor. Gunakan kain lembut dan hindari cairan berlebihan saat membersihkannya.

4. Perhatikan Respon Tuas Saat Digerakkan

Jika ada keterlambatan respon atau pergerakan tidak sesuai arah, segera hentikan operasi dan lakukan pemeriksaan, karena bisa jadi sistem hidrolik mengalami gangguan.

5. Gunakan Pelumas yang Tepat

Pelumasan berkala pada bagian mekanik kontrol mencegah aus dan menjaga kelancaran gerakan tuas serta pedal. Pastikan jenis pelumas sesuai rekomendasi pabrikan.

Penutup

Melalui pembahasan di atas, Anda perlu paham bahwa memahami penggunaan serta perawatan tuas dan tombol di excavator menjadi langkah yang penting. Hal ini dikarenakan, tuas dan tombol menjadi komponen dasar untuk mengoperasikan alat, sehingga Anda harus benar-benar memahaminya.

Namun, bila Anda masih kurang memahami, mengikuti pelatihan K3 excavator di PT Mandiri Maha Daya menjadi langkah awal yang cerdas. Pelatihan ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan wawasan baru terkait dasar-dasar penggunaan komponen dan pengoperasian excavator sesuai prosedur yang aman. Dengan begitu, Anda bisa bekerja lebih aman, nyaman, dan produktif. Oleh karena itu, segera ikuti pelatihan di PT Mandiri Maha Daya dengan tekan tombol WhatsApp di bawah!