Penanganan P3K Gigitan Ular Berbisa

Penanganan P3K Gigitan Ular Berbisa dengan Imobilisasi

P3K gigitan ular berbisa dengan imobilisasi dapat membantu untuk meminimalisir racun menyebar yang dapat mengakibatkan korban jiwa. Hal ini juga dilakukan sebagai pertolongan pertama saat kondisi darurat yang dapat dilakukan.

Apa Itu Gigitan Ular Berbisa?

Gigitan ular berbisa merupakan luka yang disebabkan oleh gigitan jenis ular yang memiliki kelenjar khusus yang dapat menghasilkan zat berbahaya berbentuk cair dan disuntikan melalui taringnya. Dimana zat tersebut dapat melumpuhkan pertahanan diri korban. Biasanya ular berbisa memiliki ciri-ciri unik yang dapat dibedakan dengan jenis ular tidak berbisa. Adapun cirinya diantaranya memiliki taring (digunakna untuk menyuntikan bisa kepada korban), berkepala segita, dan pola warna yang dimiliki biasanya mencolok atau terang. Jadi jika tergigit maka P3K gigitan ular berbisa dengan imobilisasi merupakan tindakan yang tepat sebagai langkah pertama.

Mengapa Imobilisasi Penting dalam P3K?

P3K gigitan ular berbisa dengan imobilisasi menjadi penangan pertama yang dapat dilakukan untuk dapat meminimalisir resiko yang dapat membahayakan keselamatan jiwa. Hal ini karena penanganan imobilisasi dapat mengurangi resiko penyerapan atau penjalaran bisa. Selain itu, tindakan ini juga dapat membantu untuk meredakan nyeri bahkan mempercepat pemulihan.

Langkah-Langkah Penanganan P3K Gigitan Ular Berbisa

Luka yang disebabkan oleh gigitan ular memang sangat berbahaya sehingga perlu secepatnya melakukan tindakan karena jika terlambat dapat menyebabkan hematotoksik, kardiotoksik, Sindroma kompartemen, neurotoksik, serta bengkak dan infeksi. Adapun langkah-langkah yang direkomendasikan oleh WHO untuk P3K gigitan ular berbisa dengan imobilisasi adalah sebagai berikut!

  • Pindah ke tempat yang aman

Langkah pertama untuk menangani korban digigit ular berbisa yang perlu dilakukan yaitu dengan memindahkan korban atau berpindah jauh dari tempat yang dapat dijangkau oleh ular dengan mudah. Hal ini dilakukan supaya dapat mencegah terjadinya gigitan berulang.

  • Usahakan tetap tenang

Saat sudah berada di posisi yang aman, tetaplah tenang dan usahakan untuk tidak melakukan banyak pergerakan. Ini dilakukan karena gerakan berlebihan dapat menyebabkan bisa menyebar dengan cepat melalui sistem limfatik (apabila Anda sedang menolong orang lain), tenangkan korban supaya tidak panik.

  • Posisi tubuh

Jagalah bagian tubuh yang terkena gigitan ular supaya tidak bergerak dan posisikan supaya dapat lebih rendah daripada posisi jantung berada.

  • Melepaskan benda yang ketat

Perhatikan tubuh korban, apakah ada barang yang terpasang dengan ketat berada di sekitar bagian tubuh yang tergigit. Seperti halnya cincin, gelang, pakaian yang ketat, hingga jam tangan. Apabila ada, lepaskanlah semua barang tersebut karena jika tidak dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan secara cepat.

  • Imobilisasi

Lakukan teknik imobilisasi untuk membatasi gerak pada anggota tubuh yang terkena gigitan ular dengan menggunakan penyangga atau bidai. Caranya hampir mirip seperti dalam penanganan patah tulang. Tindakan ini dilakukan untuk dapat membuat penyebaran bisa melambat.

  • Tandai lokasi serta waktu

Gunakan pena atau sejenisnya yang dapat menandai area pembengkakan di kulit dan catatlah waktu terjadinya gigitan ular. Hal ini dilakukan karena dapat membantu tim medis untuk dapat memonitoring perkembangan kondisi korban.

  • Segera cari pertolongan medis

Bawa korban ke klinik atau rumah sakit terdekat untuk bisa mendapatkan penanganan antivenom sesuai dengan kondisi korban.

Penanganan P3K Gigitan Ular Berbisa

Cara Melakukan Imobilisasi yang Benar

Ketika melakukan tindakan P3K gigitan ular berbisa dengan imobilisasi ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Supaya, penangan dapat dilakukan secara tepat. Adapun cara tersebut adalah sebagai berikut,

  • Menenangkan korban

Usahakan untuk menenangkan atau meminta korban untuk tidak panik supaya bisa tidak menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh. Selain itu, hindari aktivitas fisik yang tidak perlu.

  • Gunakan perban elastis

Apabila gigitan ular berbisa terjadi pada kaki atau tangang, gunakanlah perban elastis yang memiliki lebar dari 10 cm hingga 15 cm. Balut sekitar area tersebut, tapi usahakan tidak terlalu kencang sampai dapat menghentikan aliran darah. Nantinya, balutan ini dapat dimulai dari jari tangan atau jari kaki kearah atas. Apabila telah selesai, gunakanlah bidai supaya gerak sendi dapat dibatasi dengan baik.

Penanganan P3K Gigitan Ular Berbisa di Tempat Kerja dan Alam Terbuka

Selain memperhatikan P3K gigitan ular berbisa dengan imobilisasi, langkah pencegahan pun sebaiknya dilakukan. Adapun caranya yaitu sebagai berikut

  • Menghindari tempat ular lewat

Untuk langkah pertama yaitu dengan menghindari tempat ular berada. Biasanya ular berjalan saat cuaca hangat dan melewati rerumputan yang tinggi. Namun, jika memang tidak bisa menghindari tempat ini, usahakan untuk mengenakan sepatu bot hiking atau berbahan kokoh. Dengan bahan yang seperti itu, telapak kaki maupun pergelangan kaki dapat dilindungi.

  • Tidak melakukan gerakan tiba-tiba

Saat Anda tidak sengaja bertemu dengan ular, usahakan untuk langsung berhenti dan mundurlah secara perlahan-lahan. Menjauhlah secepat mungkin tanpa melakukan gerakan secara tiba-tiba yang dapat membuat ular takut dan melakukan penyerangan untuk melindungi diri. Usahakan untuk tetap tenang karena faktanya ular lebih takut terhadap manusia. Hindari pula melakukan gerakan agresif yang bisa diartikan oleh ular sebagai ancaman.

Kesimpulan

P3K gigitan ular berbisa dengan imobilisasi menjadi penangan pertama untuk menolong orang lain maupun diri sendiri saat secara tiba-tiba. Baik itu di lingkungan kerja maupun di alam terbuka. Kemampuan P3K ini sangat penting karena dapat mencegah bisa ular menyebar ke seluruh tubuh yang bisa membuat nyawa terancam. Namun, penangan yang tidak tepat dapat menyebabkan bahaya atau infeksi pada korban. Sehingga perlu pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pertolongan pertama. PT Mandiri Maha Daya lembaga yang menyediakan Pelatihan Petugas P3K, baik untuk individu maupun perusahaan. Nantinya, Anda akan dibimbing oleh para profesional yang ahli dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja. Selain itu, perusahaan ini pun telah dipercaya oleh lebih dari 980 perusahaan dan didukung secara resmi oleh Kemnaker. Apabila Anda ingin mengikuti pelatihan, silahkan klik tautan ini.