Diagonal Rescue

Teknik Diagonal Rescue Darurat di Lereng Tambang Terbuka

Teknik diagonal rescue darurat tanpa tali tambahan di lereng tambang terbuka menjadi salah satu metode yang digunakan dalam penyelamatan ketika jalur evakuasi tegak lurus mengalami hambatan. Baik itu oleh dinding yang tidak stabil, batuan, maupun reruntuhan material.

Mengenal Teknik Diagonal Rescue di Tambang

Teknik diagonal rescue merupakan sebuah metode evakuasi untuk dapat memindahkan korban dari kedalaman maupun ketinggian ke tempat yang jauh lebih aman menggunakan tali yang dipasang secara diagonal atau miring. Teknik ini biasanya digunakan di area pertambangan yang terbuka maupun bawah tanah. Sehingga nantinya, teknik diagonal rescue darurat tanpa tali tambahan di lereng tambang terbuka dapat memungkinkan untuk mengevakuasi korban melalui highwall, tebing, ataupun lubang bukaan tambang runtuh.

Persiapan Sebelum Melakukan Diagonal Rescue

Teknik diagonal rescue darurat tanpa tali tambahan di lereng tambang terbuka menjadi teknik yang dapat digunakan ketika jalur vertikal tidak memungkinkan untuk dilalui. Namun, sebelum melakukan penyelamatan ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan diantaranya adalah sebagai berikut!

Melakukan penilaian medan dan situasi

Mengidentifikasi bahaya menjadi salah satu hal yang harus dilakukan sebelum akhirnya melakukan penyelamatan. Dimana hal ini mencakup pemeriksaan arus air, kabel listrik, cuaca, dan batu yang runtuh di sekitar area penyelamatan. Setelah itu, langkah selanjutnya yaitu menentukan jalur evakuasi yang memungkin untuk menjadi lintasan diagonal. Pastikan juga jalur bebas dari hambatan vegetasi atau ketajaman yang berpotensi akan merusak tali.

Team readiness

Pembagian tugas perlu diinformasikan secara jelas, dari mulai siapa yang nantinya berperan sebagai anchor atas, anchor bawah, hingga attendant. Selain itu, pastikan juga seluruh personil yang terlibat dalam melakukan penyelamatan menggunakan APD secara lengkap. Dari mulai harness, safety helmet, sepatu boots, dan sarung tangan yang sesuai.

Pemeriksaan peralatan

Siapkanlah tali statis dengan kekuatan dan diameter yang sesuai dengan kebutuhan dan pastikan titik jangkar, baik atas dan bawah benar-benar stabil, kuat, dan dapat menahan beban yang dinamis. Selain itu, siapkan juga perangkat mekanis secara lengkap. Seperti halnya katrol, carabiner screw atau auto lock, perangkat penangkap tali, dan perangkat friksi.

Victim packaging

Selain memastikan APD untuk petugas penyelamatan, perlengkapan untuk digunakan korban pun perlu dipersiapkan. Dari mulai menyiapkan tandu basket ataupun rescue harness hingga APD (pelindung mata dan helm) yang nantinya dipakaikan pada korban untuk melindunginya selama proses evakuasi berjalan.

Sistem pengamanan dan komunikasi

Ujilah Handy Talkie atau HT, apakah berfungsi dengan baik atau tidak. Selain itu, Sepakatilah kode atau isyarat yang akan digunakan nantinya baik menggunakan peluit atau isyarat tangan antara tim bawah dan tim atas.  Siapkan juga sistem belay secara terpisah untuk dapat membantu mengontrol gerakan tandu dari tali lintasan secara independen.

Teknik Diagonal Rescue Darurat Tanpa Tali Tambahan

Teknik diagonal rescue darurat tanpa tali tambahan di lereng tambang terbuka dilakukan dengan cara membuat sistem pemadu dari tali yang digunakan untuk menurunkan korban. Sehingga dapat terhindar dari hambatan yang ada di bawahnya. Adapun teknik yang biasanya digunakan saat evakuasi berlangsung menggunakan metode ini adalah sebagai berikut!

Z-rig

Metode ini memiliki keuntungan karena dapat menaikan ataupun menarik korban dengan cara tenaga penyelamatan dilipatgandakan. Sehingga beban berat yang diangkat akan jauh lebih ringan. Selain itu, saat menggunakan metode ini, maka satu jalur akan dibentuk menyerupai huruf Z dengan menggunakan simpul prusik dan katrol.

Manual Darurat

Metode ini biasanya digunakan apabila dalam situasi darurat yang mana tidak ada tali sama sekali. Untuk caranya sendiri dapat menggunakan beberapa teknik diantaranya adalah sebagai berikut,

  • Human Crutch: Korban yang mengalami cedera, tetapi masih dapat berjalan dapat menggunakan tubuh penyelamat sebagai kruk. Untuk caranya sendiri adalah dengan memposisikan diri berada di sisi korban dan rangkulah pinggang. Kemudian, tangan korban diletakan pada bahu Anda.
  • Fireman’s Carry: Korban yang pingsan diangkat ke atas bahu penyelamat dengan cara melintang sehingga berat badan dari korban bertumpu pada Pundak penyelamat. Hal ini memungkinakan Anda untuk dapat menuruni lereng menggunakan tangan yang satunya secara diagonal.

Diagonal Rescue

Risiko Rescue Tanpa Tali Tambahan

Teknik diagonal rescue darurat tanpa tali tambahan di lereng tambang terbuka memiliki beberapa resiko, apabila tidak ditangani secara tepat. Untuk resiko sendiri adalah sebagai berikut!

Sistem utama mengalami kegagalan

Keselamatan operasi seluruhnya hanya dapat bergantung pada satu tali saja. sehingga apabila tali utama mengalami hambatan atau terputus, maka dapat menyebabkan gesekan pada ege injury atau sudut tajam, kerusakan secara mendadak jangkar, dan beban berlebihan. Dimana hal tersebut dapat langsung berdampak  pada penolong dan korban dan meningkatkan resiko jatuh secara bebas.

Trauma Suspensi

Jika terjadi kendala atau hambatan pada tali utama maka dapat menyebabkan seluruh proses evakuasi menjadi terhambat. Bahan penolong atau korban kemungkinan akan tergantung secara statis dalam posisi vertikal sehingga beresiko mengalami trauma suspensi. Dimana kondisi tersebut dapat membuat sirkulasi darah mengalami hambatan ke jantung, waktu penyelamatan jadi jauh lebih lama, dan mempercepat resiko tidak sadarkan diri, bahkan henti jantung.

Beban Ganda Dan Kehilangan Kendali

Ketika menggunakan penyelamatan tanpa tali tambahan, maka satu sistem tali harus menahan beban dari dua orang sekaligus. Sehingga beban yang ditahan pun menjadi berlipat ganda dan menyebabkan ketegangan yang ekstrem bahkan hilang kendali.

Akses Evakuasi Darurat Tidak Ada

Saat hanya bertumpu pada satu tali saja, maka tim dari atas tidak memiliki jalur untuk menjangkau penolong yang ada di tim bawah. Apabila mereka mengalami kram, pingsan, maupun cedera.

Peralatan Pendukung dalam Kondisi Darurat

Teknik diagonal rescue darurat tanpa tali tambahan di lereng tambang terbuka perlu disiapkan secara matang. Salah satunya adalah menyiapkan peralatan pendukung rescue yang mumpuni. Adapun peralatan yang biasa digunakan untuk dalam situasi yang darurat meliputi,

  • Tali karmantel
  • Carabiner (D-Shape/Oval ukuran besar)
  • Katrol
  • Webbing atau sling
  • Ascender and Descender
  • Tandu (seperti sked stretcher atau basket stretcher)
  • Full body Harness

Kesimpulan

Teknik diagonal rescue darurat tanpa tali tambahan di lereng tambang terbuka biasanya dilakukan ketika jalur vertikal maupun horizontal tidak memungkinkan untuk digunakan. Selain itu, penting sekali untuk melakukan persiapan sebelum akhirnya proses rescue dilakukan. Penyelamatan ini pun perlu dilakukan oleh tenaga ahli yang sudah mendapatkan sertifikasi dari Kemenaker RI. Apabila Anda tertarik untuk mengikuti pelatihan diagonal rescue, maka dapat mengikuti pelatihan di PT Mandiri Maha Daya yang telah menjadi mitra pelatihan bagi 980 lebih perusahaan.